Cari Blog Ini

Memuat...

Jumat, 04 Februari 2011

Negara Kawasan Asia Tenggara (Timor Leste)

Timor Leste

Nama resmi           : Republika Democratika de Timor Leste
Ibu kota                 : Dilli
Luas wilayah          : ± 14.874 km²
Jumlah penduduk    : ± 1.040.880 jiwa (2005)
Kepadatan             : ± 69 jiwa/km²
Agama                  : Katolik (90%), Kristen Protestan (5%), Islam (3%), dan sisanya Buddha, Hindu,
                               serta aliran kepercayaan (2%)
Suku bangsa         : campuran antara suku bangsa Melayu dan Papua
Mata uang             : saat ini masih menggunakan Dolar Amerika dan Rupiah dalam perdagangan
Bahasa                 : Tetun (resmi), Portugis, dan Indonesia
Lagu kebangsaan  : P├ítria
Kemerdekaan       : Diproklamasikan 28 November 1975 (dari Portugal) dan diakui 20 Mei 2002 setelah
                              berada di bawah naungan Indonesia
Secara astronomis, Timor Leste terletak antara 8°LS - 10°LS dan 124°BT - 127°30’BT. Negara ini berbatasan langsung dengan Indonesia (Provinsi Nusa Tenggara Timur) di sebelah Barat. Sementara itu, di sebelah Utara dibatasi oleh Selat Wetar dan di sebelah Timur dan Selatan dibatasi oleh Laut Timor. Negara ini juga memiliki sedikit wilayah yang terpisah dan berada di kawasan Pantai Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dilihat dari kondisi topografinya, sebagian besar wilayah Timor Leste merupakan daerah pegunungan, sedangkan tanahnya berupa endapan kapur dan tanah liat. Timor Leste hanya memiliki satu danau, yaitu Danau Surubel. Adapun puncak tertinggi terdapat di Gunung Tatamaliau (2.963 m). Selain itu, Timor Leste juga memiliki banyak sungai, namun pada umumnya sungai-sungai tersebut kering pada musim kemarau. Republik Demokratis Timor Timur (dalam bahasa Indonesia), Timor Leste (dalam bahasa Portugis), atau Timor Lorosae (dalam bahasa Tetun) merupakan sebuah negara yang memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Timor Timur secara resmi merdeka pada tanggal 20 Mei 2002. Ketika Timor Timur menjadi anggota PBB, mereka memutuskan untuk memakai nama dalam bahasa Portugis “Timor Leste” sebagai nama resmi negara mereka. Kepala Negara Republik Timor Leste yaitu seorang presiden yang dipilih secara langsung dengan masa bakti selama 5 tahun. Meskipun fungsinya hanya seremonial, ia juga memiliki hak veto undang-undang. Perdana menteri dipilih dari pemilihan multipartai dan diangkat atau ditunjuk dari partai mayoritas sebuah koalisi mayoritas. Sebagai kepala pemerintahan, perdana menteri mengepalai dewan negara atau kabinet.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar